Pap Smear

Pap smear adalah suatu pemeriksaan kesehatan wanita dengan mengambil sedikit lendir leher rahim melalui proses tertentu serta pemeriksaan dibawah mikroskop akan diperiksa perubahan sel-sel permukaan leher rahim. Test Pap smear adalah suatu metode skrining ginekologi yang di cetuskan oleh Papanikolou, yang mana bertujuan untuk mendeteksi kanker mulut rahim yang di sebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV), sehingga kanker mulut rahim bisa dideteksi sedini mungkin sebelum berkelanjutan.

Cara pemeriksaan pap smear secara sederhanya yaitu dilakukan dengan cara memasukkan alat (spekulum) ke dalam vagina pasien, kemudian akan di ambil sample sel dengan menggunakan spatula kayu atau plastik. Kemudian sample sel tersebut akan di periksa di laboratorium.

Beberapa faktor resiko bagi wanita untuk membutuhkan pemeriksaan pap smear ini adalah diantaranya :
- Mempunyai aktifitas seksual pada saat remaja.
- Saat akan diperiksa mempunyai riwayat hubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda.
- Mempunyai riwayat penyakit menular seksual.
- Keluarga mempunyai riwayat penyakit kanker serviks.
- Adanya infeksi human papilloma virus (HPV).
- Sebagai perokok baik aktif maupun pasif, zat nikotin serta “racun” lain yang masuk ke dalam darah melalui asap rokok mampu meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi cervical neoplasia atau tumbuhnya sel-sel abnormal pada rahim.

Pap smear dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki kanker serviks atau
kelainan pada serviks yang bisa menyebabkan kanker serviks. Hasil tes tidak mempengaruhi pilihan berKB. Pap smear bukan syarat untuk memakai kontrasepsi.

Sumber : Buku Alat Bantu Pengambilan Keputusan Ber-KB

 awal

Promkes Kuat, Masyarakat Sehat!
© 2016 Fadlan Setiaji